Mendakap Kesedihan dengan Al-Quran
‘Sabarlah, jangan menangis.’Kita sering ungkapkan kata-kata ini kepada diri yang sedang bersedih. La tahzan, kata kita. Seakan-akan tangisan itu...
Also Available in:
- Amazon
- Audible
- Barnes & Noble
- AbeBooks
- Kobo
More Details
‘Sabarlah, jangan menangis.’
Kita sering ungkapkan kata-kata ini kepada diri yang sedang bersedih. La tahzan, kata kita. Seakan-akan tangisan itu sesuatu yang negatif dan salah.
Benarkah kita dilarang untuk berasa sedih?
Andai kita rasa terbuang; Yusuf AS juga begitu.
Andai kita pernah melalui konflik berkeluarga; Yaakub AS juga begitu.
Andai kita pernah dikhianati teman; Lut AS juga begitu.
Kita menangis; Yaakub AS juga menangis, sehingga buta matanya.
Kita rasa hidup tidak lagi bermakna; Maryam AS juga pernah rasa begitu, sehingga terlahir kata-kata penyesalan dari bibirnya.
Sebenarnya, apakah respons al-Quran terhadap kesedihan yang kita bahkan para nabi rasai?
Imran Zaki menerusi buku ini membawakan perspektif al-Quran yang mendakap diri kita saat dirundung kesedihan. Al-Quran menganjurkan tata cara mengurusnya, serta membimbing tangan kita untuk move on dan melangkah ke hadapan.
- Format:Paperback
- Pages:225 pages
- Publication:2021
- Publisher:IMAN Publication
- Edition:
- Language:msa
- ISBN10:9672459289
- ISBN13:9789672459286
- kindle Asin:9672459289









